Muh. Khanif Yusman. 2005. Hubungan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam dengan Prestasi Belajar Pendidikan Kewarganegaraan Kelas XI Semester I di SMA X Benda Sirampog Brebes Tahun Pelajaran 2004-2005. Program Studi PPKn Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial Universitas X.
Kata Kunci : Prestasi Belajar, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Kewarganegaraan.
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak adanya hubungan prestasi belajar Pendidikan Agama Islam dengan prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan kelas XI semester I di SMA X Benda Sirampog Brebes tahun pelajaran 2004/2005 . Permasalahan yang muncul adalah “Apakah ada hubungannya
prestasi belajar Pendidikan Agama Islam dengan prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan kelas XI semester I di SMA Al-X Benda Sirampog Brebes tahun pelajaran 200/2005?”. Berdasarkan permasalahan yang diajukan tersebut, maka hipotesis yang muncul adalah : Ha : “Ada hubungannya prestasi belajar Pendidikan Agama Islam dengan prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan di SMA X Benda Sirampog Brebes” diterima. Untuk memecahkan permasalahan dan membuktikan hipotesis yang diajukan, penulis mengadakan penelitian di SMA Al-Hikmah benda sirampog brebes dengan obyek penelitian adalah siswa kelas XI dan menggunakan tehnik random sampling dengan cara ordinal yang pengambilannya didasarkan atas suatu rumpun (Cluster) dan jumlah (quota). Dengan pengambilan sample berjumlah 31 orang siswa. Setelah data diperoleh melalui metode dokumentasi, kemudian nilai-nilai tersebut dianalisis dengan analisa Produk Moment Corelation dari Karl Person.Ternyata antara prestasi belajar Pendidikan Agama Islam dengan prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan di SMA X Benda Sirampog Brebes tahun pelajaran 2004/2005 tidak ada hubungan yang signifikan. Hal ini berarti dapat disimpulkan walaupun secara materiil atau kajian isinya mempunyai hubungan, namun secaraprestasinya tidak berhubungan. Ketidakberhasilan prestasi belajar kedua mata pelajaran tersebut disebabkan oleh banyak faktor yang menunjukkan bahwa penyebab primer terletak pada materi yang disampaikan sangat jauh berbeda. Sehingga perlu diperbarui agar siswa disekolah mampu menerapkan pendidikan nilai atau perilaku dalam kehidupan sehari-hari dan menunjukkan prestasi belajar kedua mata pelajaran tersebut agar saling mendukung dalam memperoleh nilai yang lebih baik.

apik oraaa!!!!!!!
BalasHapusweh alumni al hikmah jga to?
BalasHapusbagusnjugavblog nya. ajarin kita donk !!!!
BalasHapusgimana alhikmah sekarang ya,mdahan udah berprestasi.sya alumni smk al-hikmah 1 tahun 2005
BalasHapus